Tata Cara Mandi Wajib Yang Baik Dan Benar Sesuai Aturan

By | October 10, 2022
Niat, Doa dan Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid Yang Benar

Ternyata banyak orang yang masih belum tahu tentang tata cara mandi wajib yang baik dan benar sesuai dengan aturan. Padahal sesuai namanya, mandi wajib adalah salah satu jenis mandi yang harus dilakukan untuk membersihkan diri dari hadas besar.

Tujuan melakukan mandi wajib memang untuk menghilangkan hadas besar karena bersetubuh maupun keluar mani. Bersetubuh atau keluar mani akan menghalangi seorang muslim untuk bisa mengerjakan ibadah seperti sholat, membaca Al-Quran, thawaf, dan lain sebagainya yang tidak bisa dilakukan sebelum mandi wajib.

Sebenarnya, tata cara mandi wajib dalam Islam teknisnya sudah disampaikan oleh Rasulullah SAW. Beliau menjelaskan tentang bagaimana cara mensucikan diri dari hadas besar dengan baik dan benar. Bagi kalian yang ingin melakukan mandi wajib, berikut urutan tata caranya yang diambil dari riwayat HR. Muslim dan Bukhari :

  • Berniat Untuk Mengangkat Hadas Besar

Segala sesuatu tentunya berawal dari niatnya. Karena itu, termasuk juga dalam pelaksanaan mandi wajib pastinya juga wajib diawali dengan niat untuk menghilangkan hadas besar agar suci kembali.

Berikut bacaan niat untuk melakukan mandi wajib yaitu, “Aku berniat untuk mengangkat hadas besar karena Allah Ta’ala. Setelah itu, kalian bisa membaca Bismillah sebagai awal untuk mensucikan diri kembali. Karena sebagaimana diketahui bahwa segala macam aktivitas yang dilakukan harus diawali dengan membaca Bismillah. 

  • Niat Mandi Wajib Setelah Berhubungan Intim

Berikut bacaan niat sebelum melakukan mandi wajib setelah berhubungan intim :

Bacaan Latin : Bismillahirahmanirahim Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbar minal janabati fardhan lillahi ta’ala.

Artinya : “Dengan menyebut nama Allah aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardu karena Allah Ta’ala.”

  • Niat Mandi Wajib Setelah Haid Atau Nifas

Berikut bacaan niat sebelum melakukan mandi wajib setelah haid atau nifas :

Bacaan Latin : Bismillahirahmanirahim nawaitu ghusla liraf’il hadatsil akbar minan nifasi fardhan lillahi ta’ala.

Artinya : “Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari nifas, fardu karena Allah Ta’ala.”

Setelah membaca niat, lanjutkan dengan melakukan tata cara mandi wajib dibawah ini.

  • Membasuh Seluruh Anggota Badan Yang Kotor

Membasuh seluruh anggota badan yang kotor termasuk juga kulit dan rambut dengan menggunakan air dan meratakannya pada rambut hingga ke bagian pangkal. Selain itu, kalian juga diwajibkan untuk membasahi seluruh badan termasuk rambut, kuku, bulu – bulu yang ada di seluruh badan, telinga, dan kemaluan, baik itu di bagian depan maupun belakang.

  • Kondisi Rambut Yang Terurai Atau Tidak Diikat

Saat melakukan mandi wajib, maka bagian rambut jangan diikat atau harus terurai. Tujuan hal itu adalah untuk mensucikan seluruh tubuh dari hadas besar. Jika rambutnya terikat, maka hal itu akan membuat mandi wajib yang dikerjakan menjadi tidak sempurna karena ada bagian yang tidak terkena air.

  • Menggunakan Wewangian Bagi Wanita Setelah Haid

Perlu kalian pahami bahwa hukum menggunakan wewangian ini tidak wajib atau sifatnya hanya sunnah. Bagi para wanita, kalian bisa menggunakan berbagai macam wewangian yang akan memberikan aroma harum pada area kemaluan yang sebelumnya sudah terkena darah haid.

Pada zaman Rasulullah dulu, para wanita biasanya akan menggunakan bunga kasturi. Sementara di zaman modern saat ini, tersedia banyak sekali sari bunga maupun wewangian lain yang bisa lebih mensucikan, membuat wangi, dan membersihkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *