3 Tips Dalam Mengatur Keuangan Sehabis Cuti Panjang

By | January 3, 2020
Hasil gambar untuk 3 Tips Dalam Mengatur Keuangan Sehabis Cuti Panjang


Bagi beberapa orang, cuti panjang Natal dan Tahun Baru dimanfaatkan guna melakukan pekerjaan produktif, laksana kerja paruh waktu, magang di sebuah perusahaan, dan berkemah. Namun tidak untuk milenial. Generasi yang berusia 20-30 tahun ini memenuhi waktu cuti panjang dengan jalan-jalan, wisata kuliner, melakukan pembelian barang di mal, dan pekerjaan lain yang menghamburkan uang.

Tren keperluan milenial itu semakin mudah didapatkan karena dukungan sekian banyak  promo unik yang ditawarkan, di antaranya promo atau diskon tiket penerbangan, hotel, restoran, kartu kredit, dan masih tidak sedikit promo lain. Paling tidak sedikit sih milenial yang traveling di dalam maupun luar negeri.

Tentu saja ketika liburan, kita jor-joran menerbitkan uang. Beli ini itu, memanjakan diri sebab memandangnya satu tahun sekali. Tanpa sadar, begitu pulang, kartu kredit jebol, isi kantong kosong, jadi boncos deh. Nah liburan sudah usai. Kini saatnya Anda pulang mengatur finansial untuk satu tahun ke depan. Jangan sampai finansial malah jadi amburadul sepulang liburan.

Ada sejumlah cara guna kembali mengatur finansial semisal sehabis cuti panjang Natal dan Tahun Baru, seperti dikutip dari mint.com. Apa saja itu?

1. Hitung Berapa Banyak kita Menghabiskan Uang

Jangan menyesali duit yang telah Anda keluarkan guna liburan sebab bagaimanapun takkan kembali. Nasi telah menjadi bubur, sampai-sampai tak terdapat gunanya penyesalan. Sekarang saatnya Anda mengatasi semua yang telah terjadi. Hal kesatu yang mesti kita lakukan ialah menghitung berapa tidak sedikit uang yang telah Anda habiskan guna liburan. Periksa tagihan kartu kredit Anda, ingat-ingat apa saja yang sudah Anda belanjakan. Apakah pun menggunakan simpanan Anda?

Setelah seluruhnya telah dihitung, tahapan selanjutnya yakni merangkai ulang anggaran. Utamakan dari pendapatan atau gaji dipakai untuk membayar angsuran kartu kredit. Hilangkan perkiraan untuk sesuatu yang masih dapat ditunda. Pangkas juga perkiraan nongkrong, jalan-jalan. Intinya ialah Anda mesti dapat kembali hidup hemat. Langkah itu dijamin buat keuangan stabil kembali.

2. Stop Utang dan Mulai Menabung

Anda mesti memprioritaskan membayar angsuran kartu kredit hingga lunas. Setiap menerima pendapatan atau gaji, langsung dipakai untuk memenuhi keharusan tersebut. Jangan menantikan dari saldo gaji. Saat kita masih mempunyai utang, tidak boleh tambah utang baru, misalnya melakukan pembelian barang gunakan kartu kredit lagi. Batasi pemakaian kartu kredit sebesar maksimal 30% dari penghasilan. Kalau butuh stop berutang dulu hingga utang lama kelar sampai-sampai beban finansial Anda tidak semakin berat.

Di samping itu, Anda mesti mulai pulang menabung. Barangkali simpanan atau dana terpaksa terpakai guna liburan. Jadi guna menutupnya, rutinlah menyimpan uang setiap bulan. Agar lebih mudah, pakai fitur autodebet pada tabungan gaji Anda. Sisihkan paling tidak 10% dari gaji Anda guna ditabung.

3. Jangan Langsung Tutup Kartu Kredit

Jika berlibur dengan memanfaatkan kemudahan kartu kredit, urusan ini sangat urgen untuk diperhatikan. Pastinya sesudah liburan berakhir, Anda hendak cepat-cepat melunasi tagihan kartu kredit. Setelah lunas, tidak boleh langsung memblokir kartu kredit yang digunakan. Mengapa demikian? Melihat dari nilai kredit ini pun penting. Sebab 15% dari nilai kredit dinilai dari lamanya kartu kredit itu digunakan. Semakin lama kartu kredit digunakan, semakin besar nilai kreditnya. Hal itu akan mempermudah Anda nantinya.