MEDIA SOSIAL

By | November 1, 2018

Perkembangan teknologi yang pesat membuat umat manusia bisa dibilang kecanduan.
Teknologi yang paling digandrungi ialah internet dan telepon pintar. Hanya dengan dua perangkat ini,
kamu sudah bisa melakukan banyak hal. Mulai berkomunikasi, mendapatkan berita hingga bekerja
sekalipun.
Media sosial sendiri adalah sebuah media online dengan para penggunanya dapat dengan
mudah berpartisipasi, berbagi dan dapat menciptakan isi berupa blog, jejaring sosial, wiki, forum dan
dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum
digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Pendapat lain mengatakan bahwa media sosial adalah
media online yang mendukung interaksi sosial dan media sosial itu sendiri menggunakan teknologi
yang berbasis web yang dapat mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif.
Media sosial teknologi mengambil berbagai bentuk termasuk majalah, forum internet,
weblog, blog sosial, microblogging, wiki, podcast, foto atau gambar, video, peringkat dan bookmark
sosial. Dengan menerapkan satu set teori-teori dalam bidang media penelitian (kehadiran sosial,
media kekayaan) dan proses sosial (self-presentasi, self-disclosure).
Media sosial sekarang ini sudah menjadi kebutuhan utama umat manusia. Tak hanya anak
muda, orang tua atau kakek-nenek sekalipun saat ini butuh dan bisa bermain media sosial. Paling
tidak aplikasi WhatsApp yang digunakan untuk sekadar memberi kabar kepada keluarga yang jauh
ataupun teman. Karena memang media yang digunakan untuk sosial dan publik, maka berbagai
aktivitas online pun bisa dilakukan di sini, interaksi online dari satu orang kepada orang-orang
lainnya. Interaksi sosial ini bisa berupa update status, memberikan komentar, menambah teman
baru dan lain-lain.
Untuk kalangan muda, media sosial yang dipakai lebih beragam. Facebook sebagai tempat
mencari teman, Twitter dan blog sebagai tempat curhat, Line atau BBM sebagai perantara komunikasi
hingga YouTube untuk menonton video.
Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seperti bisa memiliki
media sendiri. Jika untuk memiliki media tradisional seperti televisi, radio, atau korandibutuhkan
modal yang besar dan tenaga kerja yang banyak, maka lain halnya dengan media. Seorang pengguna
media sosial bisa mengakses menggunakan media sosial dengan jaringan internet bahkan yang
aksesnya lambat sekalipun, tanpa biaya besar, tanpa alat mahal dan dilakukan sendiri tanpa karyawan.
Pengguna media sosial dengan bebas bisa mengedit, menambahkan, memodifikasi baik tulisan,
gambar, video, grafis, dan berbagai model content lainnya.
Media sosial adalah mengenai menjadi manusia biasa. Manusia biasa yang saling
membagi ide, bekerjasama, dan berkolaborasi untuk menciptakan kreasi, berpikir, berdebat,
menemukan orang yang bisa menjadi teman baik, menemukan pasangan, dan membangun
sebuah komunitas. Intinya, menggunakan media sosial menjadikan kita sebagai diri sendiri. Selain
kecepatan informasi yang bisa diakses dalam hitungan detik, menjadi diri sendiri dalam media sosial
adalah alasan mengapa media sosial berkembang pesat. Tak terkecuali, keinginan untuk aktualisasi
diri dan kebutuhan menciptakan personal branding. Perkembangan dari media sosial ini sungguh
pesat, ini bisa di lihat dari banyaknya jumlah anggota yang di miliki masing-masing situs jejaring
sosial.
Walaupun media sosial menawarkan segala kemudahan dalam berkomunikasi, bersosialisasi,
dan lain sebagainya. Akan tetapi bukan berarti media sosial sepenuhnya memberikan dampak positif
pada masyarakat Indonesia. Kenyataannya terdapat dampak-dampak negatif yang cukup serius dan
apabila tidak ditangani dengan baik dapat membuat masyarakat Indonesia malah berkembang ke arah
yang negatif dan tidak sesuai dengan harapan kita sebagai orang Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *