Ulasan Seputar Biogas Power Plant Indonesia yang Harus Anda Ketahui

By | September 15, 2017

Pembangkit biogas adalah sistem energi terdesentralisasi, yang dapat mengarah ke kemandirian dalam kebutuhan panas dan listrik, dan pada saat bersamaan mengurangi pencemaran lingkungan. Komponen tanaman biogas modern (atau anaerobik) meliputi: pengumpulan pupuk kandang, digester anaerobik, pengolahan limbah, penyimpanan gas, dan penggunaan gas atau peralatan pembangkit listrik. Pembangkit biogas ini merupakan renewable power plant Indonesia atau pembangkit listrik yang terbaharukan. Seperti yang kita tahu bahwa SDA yang digunakan di Indonesia untuk pembangkit listrik seperti fosil dan batubara rentang kelangkaan.

Adapun dalam pencernaan anaerobik, bahan organik (pupuk kandang) diubah menjadi biogas oleh serangkaian kelompok bakteri menjadi metana dan karbon dioksida. Sebagian besar digester yang beroperasi komersial adalah aliran plug dan reaktor campuran lengkap yang beroperasi pada suhu mesofilik. Jenis digester yang digunakan bervariasi dengan konsistensi dan kandungan padatan bahan baku, dengan faktor investasi modal dan dengan tujuan utama pencernaan.

Biogas mengandung sejumlah besar gas hidrogen sulfida (H2S) yang perlu dilucuti karena sifatnya yang sangat korosif. Penghapusan H2S terjadi di unit desulfurisasi biologis di mana jumlah udara yang terbatas ditambahkan ke biogas dengan adanya bakteri aerobik khusus yang mengoksidasi H2S menjadi unsur belerang. Gas dikeringkan dan dilepas ke unit CHP ke generator untuk menghasilkan listrik dan panas. Ukuran sistem CHP tergantung dari jumlah biogas yang dihasilkan setiap hari. Substrat yang dicerna dilewatkan melalui sekrup pengepres untuk pengeringan dan kemudian dikenai pengeringan dan pengkondisian matahari untuk memberi pupuk organik berkualitas tinggi.

Air tekan diolah di pabrik pengolahan limbah berdasarkan proses lumpur teraktivasi yang terdiri dari tangki aerasi dan penjernih sekunder. Air limbah yang diolah di daur ulang untuk memenuhi kebutuhan pembangkit in-house. Laboratorium kimia diperlukan untuk terus memantau parameter lingkungan penting seperti rasio BOD, COD, VFA, pH, amonia, C: N di lokasi yang berbeda untuk berfungsinya proses yang efisien dan tepat. Biogas independent power producer Indonesia saat ini tengah diupayakan oleh PT. Sumberdaya Sewatama di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan turut menjadi pemasok listrik dalam negeri.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *