Karakteristik Bahan Baku kaos Couple yang Berkualitas

By | May 6, 2017

Saat ini sedang trend di kalangan masyarakat terutama para kawula muda yang memiliki hubungan dengan lawan jenis dan pasangan suami istri yang gemar mengenakan pakaian dengan tema berpasangan. Baju-baju bertema couple ini sekarang sangat mudah ditemui di pasaran. Berbagai jenis dan model baju couple tersedia mulai dari batik couple, kemeja couple, hingga yang paling trend saat ini dan paling banyak dipakai oleh para pasangan muda yaitu baju kaos couple.

Umumnya kaos model couple ini diproduksi oleh produsen rumahan yang membuatnya dalam versi limited edition. Dan kebanyakan kaos ini dibuat berdasarkan pesanan khusus, baik secara desain gambar maupun bahan baku kaos yang digunakan. Hal ini dikarenakan niatan dari pemakai kaos couple ini agar produk yang dikenakan sifatnya eksklusif dan spesial. Meskipun kini banyak juga ditemui produk baju couple ini di pasaran dalam jumlah yang sifatnya massal.

Bagi Anda yang menyukai produk kaos dengan tema pasangan ini atau mencoba bisnis ini, tentunya kualitas bahan kaos yang Anda dan pasangan pakai adalah hal penting pertama yang jadi perhatian Anda. Sedangkan desain kaos adalah hal penting kedua setelahnya. Meski memang hal krusial dalam kaos model couple adalah pesan yang dibawa oleh kaos itu ke hadapan khalayak, namun tetap saja kenyamanan saat memakai kaos tersebut harus diutamakan.

Inilah karakteristik bahan baku dari baju ataupun kaos couple

Kenyamanan dari baju model couple ditentukan oleh kualitas bahan kaos yang dipilih sebagai bahan baku. Ada beberapa kualitas kain bahan kaos model couple ini yang biasa digunakan. Umumnya bahan kain kaos yang digunakan adalah dari jenis katun dan juga beberapa jenis kain lainnya. Jenis-jenis serta karakteristik bahan kain yang biasa digunakan untuk membuat baju model couple di antaranya:

  • Bahan cotton combed 100%

Bahan katun jenis combed ini menggunakan 100% bahan kapas alam yang tampilan serat hasil rajutan benang nya lebih halus juga rata. Metode finishing rajutan dengan cara di sisir (combed) membuat benang halus terpisah dari serat yang kasar sehingga hasil rajutan halus dan tidak berbulu. Kaos dengan bahan combed ini sangat nyaman dipakai. Tingkat kehalusan kain combed ini umumnya diwakili oleh kode angka seperti 20s, 24s, 30s dan seterusnya. Semakin besar angka kode kain, maka semakin halus kualitas rajutannya dan tentunya harganya pun semakin mahal. Umumnya kaos model couple kualitas distro dan butik menggunakan kode bahan 20s dan 30s.

  • Bahan cotton carded 100%

Bahan katun carded juga terbuat dari 100% kapas alam namun proses finishing rajutannya tidak disisir seperti combed. Hasil rajutan bahan carded terdapat serat-serat kapas halus yang tersisa pada kain. Meskipun begitu, kaos berbahan katun carded ini pun tetap sangat nyaman dipakai. Secara harga, kaos dengan bahan katun carded jauh lebih murah daripada kaos dengan bahan katun combed.

  • Bahan rayon/ cotton viscose (CVC)

Bahan ini adalah campuran antara 55% katun combed dengan 45% katun viscose. Bahan kaosnya nyaman dan menyerap keringat, dan tingkat penyusutan pola (shrinkage) bahannya lebih kecil daripada jenis bahan katun lainnya.

  • Bahan teteron cotton (TC)

Bahan ini adalah campuran 35% katun combed dan 65% bahan PE (polyester) atau yang biasa disebut teteron. Bahan ini kurang baik dalam menyerap keringat dan terasa panas bila terkena kulit langsung. Namun kelebihan bahan kaos couple yang satu ini adalah tingkat susut polanya sangat kecil sehingga aman dari susut atau melar meski dicuci berkali-kali. Kelebihan lainnya, harga bahan TC ini sangat murah dan terjangkau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *