5 Kesalahan Berkomunikasi yang Mengancam Hubunganmu

By | April 5, 2017

Sumber gambar: health.com

Di dalam sebuah hubungan, mustahil kamu hanya menemui rasa bahagia. Pasti ada kalanya masalah-masalah menjadi kerikil yang menemani perjalanan hubunganmu bersama pasangan. Salah satu permasalahan klasik yang terus-menerus dijumpai hingga saat ini adalah terkait persoalan komunikasi. Meskipun terkesan sepele, nyatanya komunikasi yang salah bisa saja membuat hubunganmu hancur seketika.

Saat ini, komunikasi memang semakin dimudahkan dengan adanya berbagai perangkat yang membuatmu bersama pasangan sangat mudah untuk saling bicara bahkan bertatap muka tanpa harus bertemu sekalipun. Bagi pejuang long distance relationship khususnya, kemudahan berkomunikasi ini terasa sangat menyenangkan sebab bisa menjadi pengobat rindu setiap saat. Bayangkan ketika di zaman dahulu tiap pasangan yang berjauhan hanya bisa berkomunikasi dengan media surat di atas kertas dengan balasan yang relatif lama.

Hanya saja, kemudahan berkomunikasi tidak menjadi jaminan membuat hubunganmu bersama pasangan menjadi lancar jaya. Ada saja kesalahan komunikasi yang selalu dapat terjadi bahkan oleh pasangan yang berada dalam lokasi berdekatan. Berikut ini adalah beberapa kesalahan fatal dalam berkomunikasi yang bisa membuat hubunganmu retak bahkan terancam bubar!

  1. Tidak Membalas Pesan

Dalam menjalin hubungan, hubungan timbal-balik amat diperlukan guna menjaga kesinambungan khususnya komunikasi. Karena itu, akan menjadi masalah apabila hanya salah satu pihak yang terus berusaha menghubungi, sementara pihak lain terkesan tidak mengacuhkan. Tidak membalas pesan pasangan dapat menjadi awal mula pertengkaran karena itu meskipun tidak sesegera mungkin, usahakan selalu membalas tiap pesan pasangan yang dikirim melalui pesan singkat maupun pesan instan, seperti WhatsApp maupun Line. Jangan menjadikan pulsa sebagai alasan tidak bisa menghubungi pasanganmu. Dengan aplikasi pesan instan, seharusnya juga kamu bisa menghemat pulsa dengan membeli paket internet guna membalas memakai BBM, WhatsApp maupun Line, bukan?

  1. Ragu untuk Menelepon

Sering kali teks membuat komunikasi menjadi rancu dengan kalimat-kalimatnya yang terbatas. Jika masalah kerancuan teks tersebut sudah mulai terasa, tidak ada salahnya untuk segera mengklarifikasinya dengan menelepon pasanganmu, bukan? Kamu bisa menggunakan paket-paket telepon murah di Telkomsel untuk bisa berbincang lama. Kalaupun kehabisan pulsa, hal tersebut tidak lagi menjadi perkara sulit sebab kamu bisa membeli pulsa Telkomsel secara online di Traveloka.com. Jadi tidak ada alasan untuk tidak bisa membeli kebutuhan komunikasimu yang satu ini hanya karena hari sudah terlalu larut maupun kamu sedang berada di tempat yang jauh dari ingar-bingar kota.

  1. Hanya Bersapa secara Klise

Terkadang hubungan yang telah terjalin cukup lama terasa sedikit hambar. Jangan tambah kehambaran tersebut dengan mengomunikasikan hal-hal klise yang terasa membosankan, seperti menanyakan ia sedang berada di mana, hanya mengucapkan selamat pagi, maupun mengucapkan selamat makan. Berinisiatiflah mencari topik-topik seru yang bisa membuatmu dan pasangan terlibat dalam perbincangan yang seru. Salah satu caranya, kamu bisa terus mengulik fenomena baru maupun kebiasaan dan kesukaan baru dari pasanganmu untuk nantinya dibahas dalam percakapan telepon maupun teks. Tidak sulit, bukan? Nyatanya dengan topik yang tidak terkesan klise, perbincangan yang terbentuk bisa terasa lebih hangat dan seru.

  1. Terus Memberondong Pertanyaan dan Menuntut Segera Dibalas

Pahamilah bahwa kamu dan pasangan tetaplah dua pribadi yang berbeda. Keduanya memiliki dunia berbeda yang tengah digeluti, termasuk dengan segala rutinitas dan kesibukannya. Kunci mengerti di dalam hubungan sangat diperlukan jika tidak ingin hubunganmu bersama retak. Termasuk dalam hal berkomunikasi, status hubunganmu dengan si dia bukan berarti menjadi alasan bagimu untuk terus menuntutnya membalas segera pesan-pesan darimu. Komunikasi memang perlu terjadi dua arah, namun bukan berarti kamu berhak memprotes jika pasanganmu terlambat membalas pesanmu. Terasa tidak menyenangkan pula jika alasan tersebut membuatmu merasa bebas terus memberondong pasanganmu dengan pertanyaan-pertanyaan penuh curiga dan terkesan mengintimidasi. Berilah waktu kepada pasanganmu, siapa tahu dia memang tengah sibuk atau kehabisan pulsa. Jika seharian tidak ada kabar, mungkin kamu bisa meneleponnya untuk secara langsung menanyakan kabar, tanpa harus marah-marah dan menuntut, ya!

  1. Hanya Menunggu

Ada beberapa tipe orang, mungkin juga termasuk kamu, yang terkesan pasif di dalam menjalin komunikasi dengan pasangannya. Tipe ini hanya menungggu pasangannya untuk menghubunginya terlebih dahulu. Alasannya bisa beraneka rupa, salah satunya karena gengsi untuk menghubungi duluan. Jauhi pikiran tersebut sebab di dalam hubungan kalian, tidak ada masalah siapa yang harus menghubungi duluan. Bayangkan jika kamu dan pasangan memiliki tipe yang sama, yakni hanya menunggu pesan maupun telepon dari pasanganmu. Bisa dibayangkan bukan berapa besar kesempatan hadirnya miskomunikasi dalam hubungan tersebut? Mulai sekarang cobalah untuk menghilangkan rasa gengsimu dan tidak hanya menunggu pasanganmu untuk mengabari maupun menanyakan kabarmu. Tidak ada salahnya untuk menghubunginya duluan. Pasti dia akan gembira.

Meskipun terkesan simpel, nyatanya komunikasi dapat menjadi masalah yang besar jika tidak dilakukan secara tepat. Hilangkan keegoisan dan buang jauh-jauh kata gengsi, dengan demikian komunikasimu bersama pasangan akan lebih hidup dan jauh dari miskomunikasi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *