Kenapa kamu masih single?(jomblo)

By | February 28, 2016
Aku pake kata single soalnya jomblo itu kasian, lebih ke ngenes dari pada sendiri. Seperti teman aku, dia gamau di bilang jomblo “aku gak jomblo, aku single. Jomblo itu gak berkelas banget, jomblo itu orang yang meratapi nasib dan tidak berkembang, kalo aku single, soalnya aku tidak semenyedihkan itu, single lebih banyak hal dilakukan, menyibukan diri lah” Thats the point, orang bilang single karena mereka menyibukan diri, mereka anggap kesendirian itu hal yang wajar, tapi jomblo kesendirian itu hal tidak wajar, abnormal. Makanya muncul istilah jomblo ngenes, ya lebih buat ejekan ke temen yang lama jomblo, seperti temen sekelas aku, almost, 19 tahun 11 bulan dia jomblo, dan anggap saja jomblo ngenes haha. So, aku mau memberitahu kepada kalian kenapa kalian masih single atau jomblo atau sendiri atau cerai haha
1.Kamu terlalu baik
Ya, kamu baik banget sehingga kamu terjebak dalam friendzone atau pun brotherzone dimana ketika kamu tembak dia, maksud aku menyatakan perasaan mu “kamu tuh terlalu baik buat aku” atau “kamu tuh udah seperti kaka buat aku” atau “kamu tuh udah seperti kakek aku yang aku sayang yang meninggal 2 tahun yang lalu” sedih. Kamu selalu berjuang untuknya, tapi dia terkadang wanita tidak peka, dan tidak sedikit orang melakukan sebaliknya terhadap wanita. Tapi, terlalu baik, dengan meningkatkan perhatian dapat membuat seseorang masuk zona nyaman, kamu hanya butuh waktu untuk membuatnya peka terhadap perasaanmu yang sesungguhnya. jangan mengeluh hidup emang susah, kalau memang cinta, kejarlah jangan mundur, dan ragu, percaya pada hatimu dan terpenting niat. Eh, engga, niat juga tidak cukup, kamu harus melakukannya.
2.Standar pasangan yang tinggi
Aduh, gatau lagi deh. judul ini lebih cocok buat orang yang hidup dan masuk pubertas di abad 20. Sangat sedikit menemukan orang yang mencintai apa adanya di kota-kota besar, di kampung pun mulai begitu, aku kasih contoh majenang tempat aku, itu tidak telalu ramai, tetapi wanita disana banyak yang gengsian, it was true buddy. apalagi dikota besar, jika kamu mendapatkan orang yang benar-benar mencintaimu tulus, pertahankan, kalau perlu langsung akad nikah, nah cocok. haha kadang wanita jaman sekarang “ah, dia kampungan skip deh” atau di jomblangin eh comblang atau jomblang sih yang bener? intinya gitu “ah, masa kamu jomblangin aku sama cowo kaya dia engga banget deh, liat aja masa ke kafe pake sendal jepit merk swallow” tapi masih ada kok yang mencintaimu apa adanya. Tetep berusaha ya, terkadang hidup perih, aku sering lihat cowonya jelek, cewenya cantik tapi memang cowo nya bawa mobil sih.
3.Jarak
Sedang di telfon “rumah kamu dimana?” “di purwokerto” “di banjar” atau “dijakarta” atau “dimedan” ah, jadi males buat apel, belum lagi macet, bensin, dan hal hal yang dapat terjadi tiba-tiba, kadang seseorang males, tetapi ada juga orang yang berjuang untuk cinta, seperti teman aku, dia cewe, pacarnya dari semarang rala datang ke bandung untuk meluangkan waktu liburnya, apa lah aku masih anak kuliah uang pas-pasan gabisa apel tiap hari. Walaupun pengin banget tiap hari ada, tapi ya uang gakan cukup wkwk seminggu sekali atau dua minggu sekali cukup untuk meluapkan rasa rindu. Bagaimana dengan LDR? untuk pasangan yang LDR kalian experience! kamu laur biasa, kenapa? tidak banyak yang survive dari hubungan ini, jika memang kamu ingin bertahan, cukup percaya pada pasanganmu, dan jangan cemburu berlebihan. cemburu itu tanda sayang? tidak selamanya, cemburu itu tanda sayang namun untuk anak kecil, menuju langkah kedewasaan kita pantas percaya apa yang dilakukan pasangan kita, tapi untuk yang belum jadian bagaimana? jangan terlalu banyak berharap dan percaya kepadanya, karena tidak adanya ikatan itu, dia akan dengan senantiasa memilih kamu atau orang lain. semangat bray aku ada di posisi seperti ini saat ini haha
4.Standar tidak terlalu tinggi tetapi banyak alasan
“Aku sama anggi, ngga ah, dia kan baru putus ntar aku jadi pelarian” atau “aku sama dewi, ntar aku diPHP trus kaya temen aku yang jadi mantan dia” atau “Ah dia gak cocok buat aku, dia kan mantannya mantan aku” eh–”  . hal-hal seperti itu biasanya merujuk ke tingkat makhluk sosial dimana bukan gengsi terhadap material tetapi gengsi terhadap perilaku teman sekitar apabila kita menjadi pasangannya. seperti merasa ill feel. 
5.Terlalu menutup diri
“Ah aku gak pengin pacaran dulu deh, pengin fokus kuliah sekolah atau kerja dulu” atau “Aku kayanya belum pantes sama dia, aku ini bukan apa apa, aku hanya manusia rendahan” atau “gausah ditemenin, gpp ko aku bisa ke WC sendiri” –‘ wkwk
6.Keasika sendiri
kadang terlalu menutup diri menjadi diri kita asik sendiri “Eh ini malem minggu keluar ah, tapi sama siapa ya? ntar kalo cowo dikara gay, kalo cewe kan aku gapunya gebetan” atau “main game GTA ajalah, kan bisa pacaran disana” pacaran didunia game! tapi ya intinya cobalah terbuka dan open your eyes siomay bentuknya bagus loh, eh bukan, open your eyes banyak wanita yang menunggumu untuk dijemput, kamu kan supir angkot eh wkwk
7.Terlalu memaksakan
kadang terlalu memaksa ini malah kita akan selalu ditolak,ditolak, ditolak terus sampai pada akhirnya kita bosen unutk dekat dengan wanita dan memutuskan untuk menutup diri, kita harus sabar dan meyakinkan diri kita apakah sudah yakin dia lah pilihan kita? appakah sudah yakin, dialah yang sayang? lebih baik berteman saja dulu lah untuk beberapa bulan hingga akhirnya memutuskan untuk bersama.
8.Masih terjebak masa lalu
Tidak bisa move on, ada seorang teman yang putus satu tahun lamanya tetapi masih belum bisa move on, cobalah cari kesibukan lain untuk melupakannya, atau mencari teman baru yang dapat berbagi cerita denganmu dan asyik menurut kamu. cobalah, jika belum dicoba mana tahu, iya kan?
9.Masih takut untuk disakiti
Ini biasanya terjadi pada wanita yang baru diputus 1-6bulan dan sebagian kecil dirasakan pria. Ini terjadi ketika kita terlalu sayang dan terlalu percaya, kita akan melakukan apapun demi dirinya, tapi ketika kita dicampakan, dari yang diujung akan jatuh kedasar laut, ya, sangat dalam dan sakit sekali, akupun pernah mengalaminya.
Artikel ini dari video youtube/Ariefmuhammad, dengan improvisasi dan pengalaman yang aku rasakan, jadi aku ingin memberi tahu kalian apa yang pernah terjadi dalam hidupku, dan aku ingin kalian dapat belajar dari pengalaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *