By | July 20, 2014
Senin,30 september 2013
Aku tak tahu apa yang aku pikirkan
Aku terlalu jahat telah mengasarimu maafkan aku sayangku
Aku terlalu egois untuk itu
Aku terlalu jahat untukmu  
Maaf
Wajahmu hadir dalam mimpiku
Sebening air sehalus sutera
Semua teraut dalam pesona
Wajahmu yang indah
Hadir di setiap bayangku
Hadir di setiap mimpiku
Hadir di setiap gelapnya malam
Cahayamu yang suci
Tak kuasa aku
Pergi meninggalkanmu
Besarnya ketulusan cinta
Lebih besar dari segalanya
Maaf ku tak setia
          Sewaktu di uks tadi bibirku tak dapat mengucap kata-kata terlalu sulit untuk aku gerakan.Aku bingung harus berbuat apa.Aku hanya ingin kembali denganmu,namun aku tak bisa mengatakan di depanmu karena nevi mengganggu pikiranku.
          Sepulang futsalan tadi,Tia nunjukin hapenya isinya sms dari vita ya benar sekali dia yang telah kusakiti..”ikbal,mba aku kangen”ya ampun dia masih menyayangiku.Aku terenyuh mendengarnya.Kata tia vita masih di Majenang,aku lekas menanyakan dimana tempat dan segera aku menjemputnya.Ya ini kesempatanku,aku tak akan menyia-nyiakannya.Kujemput dirinya namun masih dengan temannya,Silvia dan Anggia.dia cowo namun dekat dengannya dia juga yang membuat aku cemburu.
          Dijalan ku memikirkan sesuatu,dan masih tak bisa berkata apa-apa aku hanya dapat mengucapkan satu kata “MAAF”:hanya kata itu yang aku ucapkan.Kemudian dia menjawabnya dengan menjelaskan semuanya.Hah segitu bodohnya aku,begitu besar kesalahanku kepadanya,tanpa kusadari apa yang kuperbuat?
          Sebenarnya aku sudah menembak cewe lain,dan kau tau???aku diterima olehnya.
Huh aku sngat dilemma sekarang.